Langsung ke konten utama

Then I Hate You So — Cinta dan Dendam di Antara Gemuruh Tsunami

Apa yang akan kamu lakukan jika kamu bertemu kembali dengan seseorang yang membuat trauma di masa lalumu? Dia yang rela pergi keluar negeri demi untuk sembuh, namun dia malah bertemu kembali dengan orang itu. Dalam Novel Then I Hate You So kamu akan menemui kisah perjalanan seseorang yang benci,  trauma, dan perubahannya.

Judul: Then I Hate You So
Penulis: Andry Setiawan
Penerbit: Haru
Tahun Terbit: Maret 2012
Tebal Halaman: 320 halaman
Harga: Rp 43.000–Rp 60.000

Sinopsis:
"Suatu malam aku menyadari bahwa aku tidak bisa hidup tanpamu. Saat aku menyadari hal itu, kau tiba-tiba menghilang"

Semua berawal dari bencana tsunami yang menggemparkan Jepang.

Itoyama Luca, mengira dia sudah memiliki segalanya. Kepintaran, karir yang sukses, dan bahkan tampang yang keren. Tapi semuanya seolah-olah tidak berarti setelah bencana itu. Kekacauan di Jepang membuat sebuah perasaan yang sempat menghilang muncul kembali. Dan takdir membawanya mengakhiri perasaan anehnya itu.

Han Naran, model cantik yang wajahnya menghiasi papan iklan Korea itu berhasil menyembunyikan isi hatinya selama tujuh tahun. Bencana alam di Jepang membuat perasaannya bangkit kembali dan malah semakin menggebu.

Ulasan:

Then I Hate You So...
Benci dan cinta atau cinta dalam balas dendam atau cinta dan persahabatan sepertinya menjadi tema novel ini. Novel ini mengambil latar tempat di dua negara yaitu Korea dan Jepang dengan sudut pandang orang ketiga.

Konflik yang dibangun terasa organic. Mulai dari trauma tsunami hingga rasa benci yang perlahan berubah. Penulis menyeimbangkan persona Luca yang arogan, dingin, namun memikat, dengan Han Naran yang pintar, ambisius, dan penuh paradox—sosok yang sulit ditebak tapi mudah terluka. Plotnya cepat dan padat, meski beberapa pembaca menganggap alur bisa ditebak, gaya bahasa Andry Setiawan yang mengalir membuat kisah tetap memikat dan susah dilepas. Casing budaya Jepang dan Korea terasa otentik, mulai dari detail bahasa hingga perbedaan nilai sosial masing-masing, yang memperkaya nuansa konflik dan identitas karakter.

Then I Hate You So bukan sekadar cerita cinta. Ini pergulatan antara dendam dan harapan di tengah trauma masa lalu yang belum usai. Jika kamu penggemar romansa berlatar Asia yang mengkombinasikan tema “cinta dan dendam”, Then I Hate You So adalah pilihan tepat.



Profil Penulis:

Andry Setiawan adalah penulis dan penerjemah asal Indonesia yang dikenal lewat gaya penulisan yang santai, jenaka, dan dekat dengan kehidupan remaja serta pembaca muda. Salah satu karya terkenalnya adalah Then I Hate You So, sebuah novel romance ringan dengan tema enemies to lovers yang digemari karena karakternya yang relatable dan dialognya yang mengalir alami. Selain menulis, Andry juga aktif menerjemahkan berbagai novel Jepang ke dalam bahasa Indonesia, seperti Your Name karya Makoto Shinkai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

To You – Surat Rindu yang Menyapa Setiap Jiwa yang Kesepian

Ada rasa malu saat rindu terlalu dalam untuk diungkapkan. Seperti menekan ikon "suka" di postingan seseorang yang kamu sayang, tapi tak cukup berani menuliskan "...aku merindukanmu". To You hadir sebagai surat bisu yang tak ingin terbawa angin, tapi tetap berharap tersampaikan—sebuah karya yang memeluk saat kamu merasa sendiri, dan berkata lembut: “Aku di sini.” Judul : To You Penulis : Ha Tae Woan Penerjemah : Irna Noverita Penerbit : Noura Books (Mizan) Tebal : 280 halaman Harga:  Rp. 50.000 Sinopsis “Aku tak punya nyali untuk menyatakan rindu. Aku hanya berani menekan tombol “SUKA” di postinganmu.” Ulasan Ha Tae Woan—seorang figur populer di Korea Selatan—menyuguhkan kumpulan puisi dan prosa mini dalam To You yang terasa seperti katarsis bagi hati yang tidak selalu berani bersuara. Dengan ilustrasi pastel lembut dan kata-kata sederhana, ia merangkai tema universal: cinta yang malu-malu, perpisahan yang membisu, kerinduan yang tak bisa diatur, dan ke...

Cecilia and the Angel – Percakapan Sunyi di Ambang Antara Hidup dan Keabadian

Apa yang akan kamu bicarakan jika kamu tahu waktumu di dunia tinggal sebentar lagi? Dan jika yang menemanimu adalah seorang malaikat, apakah kamu akan merasa takut… atau malah lebih dekat dengan hidup? Cecilia and the Angel bukan sekadar novel tentang kematian. Ini adalah dialog lembut tentang cinta, waktu, dan pertanyaan-pertanyaan besar yang tak terjawab—diungkap dari tempat tidur seorang gadis kecil yang sedang mempersiapkan kepergiannya dengan cara yang paling indah. Judul : Cecilia and the Angel Penulis : Jostein Gaarder Penerbit : Mizan Tahun: 2022 Tebal: 216 Halaman Harga : Rp70.000 Sinopsis “Orang bilang, kita akan ke surga setelah mati. Benarkah?” Malaikat Ariel mendesah, “Kalian semua sekarang sudah berada di surga. Sekarang, di sini. Jadi, sebaiknya kalian berhenti bertengkar dan berkelahi. Sangat tidak sopan berkelahi di hadapan Tuhan.” Malam Natal tahun ini sungguh menyedihkan bagi Cecilia. Dia sakit keras dan mungkin tak akan pernah sembuh. Cecilia marah da...

Pulang - Kembali yang Tak Benar-Benar Kembali

PULANG Leila S. Chudori 472 halaman Harga: Rp. 102.000 Genre : Novels, historical, Romance, Indonesian Literature Ada pulang yang tak benar-benar kembali. Ada tanah air yang mencintaimu hanya jika kau diam.  Pulang  adalah perjalanan identitas dan pengasingan, ditulis dengan bahasa lirih namun tajam. Sinopsis: Paris, Mei 1968: Ketika revolusi mahasiswa berkecamuk di Paris, Dimas Suryo,  seorang eksil politik Indonesia bertemu Vivienne Deveraux, seorang mahasiswa Prancis yang ikut demonstrasi melawan pemerintah Prancis. Pada saat yang sama, Dimas menerima kabar dari Jakarta: Hananto Prawiro, sahabatnya, ditangkap tentara dan dinyatakan tewas.  Dimas merasa cemas dan gamang. Bersama puluhan wartawan dan seniman lain, dia tak bisa kembali ke Jakarta karena paspornya dicabut oleh pemerintah Indonesia. Sejak itu mereka mengelana tanpa status yang jelas dari Santiago ke Havana, ke Peking dan akhirnya mendarat di tanah Eropa untuk mendapatkan suaka dan menetap di s...